Bagian 54

1043 Kata

Riski yang melihat Rendra keluar pun langsung merasa penasaran, apalagi Rendra menyebutkan jika Mia sudah sadar. “Ini aku bawa, ya, Na.” Riski menyodorkan uang seratus ribuan untuk membayar sandwich yang mereka pesan dan membawa bingkisan sandwich buatan Nana itu keluar. “Kembaliannya, Pak.” Nana berteriak, namun tak dihiraukan oleh kedua pria itu. “Ya udah deh, hati-hati.” Nana menyimpan uang tersebut di meja kasir yang dijaga oleh Vita. Dia sudah tidak aneh dengan tingkah teman-teman bosnya yang memang kalau mereka tidak mengambil kembalian, ya paling, mereka lupa membayar. Gadis itu hanya menggelengkan kepala bila mengingatnya. Sementara itu, Rendra dan Riski yang sedang berada dalam perjalanan terburu-buru untuk melihat Mia yang dikabarkan telah siuman melalui telepon tadi. Mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN