Bagian 53

1124 Kata

“Mia, menggerakkan jarinya.” Reni menganga sambil menutup mulutnya dengan menggunakan tangan. Ia merasa ini adalah keajaiban. “Aku akan panggil dokter.” Refleks Riski berlari untuk mencari sang dokter. Sementara itu yang lainnya sedang melihat ke arah Mia yang sedang terbaring, dan baru saja menggerakkan sedikit jemarinya. “Dia seperti mengatakan sesuatu, Ma. Apa aku boleh masuk dan mendengarnya?” Rendra serasa tak sabar namun Reni mencegahnya. “Lebih baik kita menunggu dokter saja untuk memeriksanya. Kau tunggu di sini, ya.” Reni memegangi tangan Rendra, begitu pun dengan Risa yang juga menahan anaknya. “Kita tunggu dokter ya, Ndra!” ucap Risa. Rendra pun melihat ke arah gadisnya dengan gelisah, ingin segera ia genggam tangan rapuh itu, namun apa daya di sini ia hanya bisa mengamati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN