Point of View

3590 Kata

PoV Kamila Suasana di Pesantren sangat mencekam, seperti ada sesuatu yang mencekik di leher setiap orang. Tercekat dan tersendat. Seakan semuanya tertinggal di tenggorokan. Susah, walau hanya untuk sekedar menelan ludah saja. Kabar duka itu, tak hanya menjadi pukulan untuk keluarga Pesantren saja. Tapi, pun sama dirasakan pada setiap santri putri. Aku belum pernah bertemu dengan ning satu ini. Ning yang merupakan kakak dari ning Dina. Ning yang katanya sahabat baik dari Mbak Nisa, sahabatku. Tapi, aku bisa merasakan, ning Mina adalah sosok orang yang punya arti penting di hati semua orang. Bahkan, Mbak Rohmi sempat menangis histeris ketika mendengar kabar duka tersebut. Cucu ketiga Pak Kyai dan Bu Nyai, yang punya nama lengkap Amina AlthofunNisa ini, telah berpulang ke Rahmatulloh tep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN