46. Kelulusan Sekolah

1750 Kata

**** Akhirnya Deya tiba pada satu keputusan yakni tak memberitahu nenek perihal undangan sekolah untuk menghadiri acara kelulusan sekolahnya. Ia terpaksa berbohong pada guru perihal neneknya. Bukan karena apa, hanya saja neneknya sekarang sibuk dengan putri bungsu kesayangannya. Peristiwa semalam terjadi begitu saja, Deya sama sekali tak mengerti kenapa pria itu menggelandang tantenya mirip kambing yang digiring ke tempat penyembelihan. Deya sendiri enggan untuk bertanya pada nenek yang hanya terbengong dan tak mengerti harus berbuat apa. Deya juga tidak akan turut ikut campur permasalahan mereka. Baginya, sudah cukup drama yang diciptakan Davia di rumahnya. Pagi itu suasana terlihat cerah, matahari bersinar lebih terang dari biasanya. Awan biru yang bergelayut di langit, berarak berjal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN