Menjadi ibu muda di usia 18 tahun adalah pilihan hidup Tasya saat ini. Pilihannya menikah dengan tentara seperti Arga juga otomatis menjadikannya anggota Persit. Semenjak menikah 5 hari yang lalu, Tasya harus kembali beradaptasi dengan lingkungan asrama yang kaku dan penuh aturan. Dia tak lagi bisa leluasa mengumbar wajah judes saat berpapasan dengan sesama warga asrama. Bagaimana juga dia bukan hanya istri seorang Arga, tapi juga istri seorang danton yang memiliki banyak anggota. Pengalaman di masa SMA Tasya yang sering keluar masuk ruang BK untuk menerima wejangan agaknya menjadi penolong Tasya. Setelah menikah, Tasya yang kaku itu harus bisa berubah menjadi hangat ketika melakukan perkenalan pada ibu-ibu senior Arga. Dia harus menghadap ke Nyonya Harun alias ib

