Sudut Pandang Dimas Petugas parkir membawa mobilku, dan aku segera menuju apartemen. Saat membuka pintu, suara-suara familiar menyambutku. Rasanya ingin sekali aku tetap di hotel. Aku melangkah beberapa langkah ke ruang tamu, dan di sofa, ada ibu, ayah, dan seorang wanita yang pernah kulihat di beberapa acara sosial. “Dimas, akhirnya kamu pulang juga. Kami sudah menunggu lebih dari satu jam,” ucap ibuku. “Lucu banget, Bu, soalnya aku enggak ingat pernah setuju buat datang ke sini, apalagi ada waktu tertentu.” Ibu memberikan tatapan tajam sebelum mengembalikan senyumnya yang terlihat dipaksakan. “Dimas, ini Gwen Casterline,” Aku mengangguk padanya. Dia adalah putri John Casterline, seorang pengusaha kaya raya yang menghasilkan uang dari bisnis restoran. Dia juga dikenal sebagai orang y

