Dengan tanpa membawa hasil. Riko pamit dari rumah ayah Fatin dan pergi menuju sekolahan Putri, karena Riko sudah janji hari ini akan kerja setengah hari dan meluangkan waktu untuk bersamanya. Sepanjang perjalanan Riko hanya melamun. Dia khawatir terhadap istrinya, juga khawatir terhadap Putri. Dia hanya berharap Fatin cepat kembali. Setelah sampai sekolah. Dari kejauhan tampak Putri yang menggunakan seragam merah putihnya berlari karena melihat papahnya datang. Riko baru saja memarkirkan mobilnya dan membuka pintu, tapi Putri sudah melihatnya dan tampak ceria lalu berlari memeluk Riko. "Hore papah datang," ucap Putri sambil berlari menuju parkiran. "Putri jangan lari sayang nanti jatuh!" kata papahnya khawatir sambil menutup pintu mobil. Putri tetap berlari dan tidak memperdulikan perk

