Berpisah tanpa sempat mengucapkan salam perpisahan ternyata sangatlah menyesakkan. Selama perjalanan dari rumah sakit menuju bandara, lalu sekarang dia sudah ada dalam jet pribadinya pun ekspresinya kaku. Lebih tepatnya, dia sedang menutupi gejolak yang hatinya rasakan. Tatapan pria itu nanar pada jendela pesawat. Mereka belum lepas landas, menjadikan pemandangan yang Nik lihat adalah landasan penerbangan yang luas. Beberapa pesawat komersil terparkir di kejauhan, menunggu para penumpang mereka. Lalu, kepalanya mendongak. Langit di atas mereka mendadak berubah mendung. Menyebabkan banyak pesawat menunggu kepastian cuaca karena jika hujan lebat turun, maka menunda perjalanan adalah keharusan, demi kebaikan bersama. Pesawat Nik pun juga mengalami hal serupa, menunggu kepastian. Hanya saj

