“Semua kenyataan yang enggak masuk akal pun akhirnya terungkap. Berkat ketidakpedulian gue saat itu malah membuahkan masalah yang sangat rumit. Andai saja kala itu gue menjadi manusia kepo, mungkin enggak akan terjadi seperti ini,” ucap Akira tertawa kecil. Ia mentertawai dirinya sendiri yang begitu bodoh. Padahal saat itu jelas-jelas ia melihat amplop yang sama dengan milik Dzaky. Kalau saja ia tidak menuruti hatinya, mungkin saat ini ia tidak akan dilema. Lelaki bertubuh gagah itu menghela napas pelan sambil menyandarkan tubuhnya lelah. Ia tidak menyangka masalah keluarga Akira akan serumit ini. Apalagi ditambah masalah hubungannya dengan Alvaro. Ini sudah menjadi perasaan yang tidak boleh diadakan, sebab sudah melanggar aturan yang ada. “Terkadang mengetahui kebenaran itu lebih menyer

