17. Nearly

626 Kata

Entah setan apa yang merasuki Jenia hingga wanita itu menganggukkan kepalanya pelan. Ia bahkan melupakan janjinya untuk tidak berhubungan lebih dengan laki-laki yang bukan suaminya. Namun, mata Dzaky seakan membuat dirinya terhipnotis.   Perlahan Dzaky mulai mencium bibir Jenia lembut. Kali ini ia tidak memberikan sentuhan-sentuhan memaksa, selain memabukkan dan candu. Ia bahkan menyesap bibir bagian bawah Jenia yang terlihat lebih besar dari biasanya. Ia tertawa dalam hati melihat bibir yang biasanya tipis, kini membengkak akibat ulahnya sendiri.   Setelah puas dengan bibir Jenia, Dzaky mulai mengendus leher putih mulus nan harum itu. Ia suka sekali dengan wangi bunga mawar di tubuh wanita itu. Ia sesekali mengecap pelan membuat Jenia mendesah tertahan. Kening Dzaky berkerut dalam, di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN