Berita Ira melakukan aksi bullying pada Akira pun tersebar luas hingga ke telinga para guru. Entah siapa yang menyebarkannya, Ira pun tidak tahu. Bahkan perempuan itu terlihat gentar melihat tajamnya tatapan Bu Saydah. Kepala sekolah SMA Aryasatya itu memang dikenal sangat tegas, apalagi terhadap kasus kriminal yang dilakukan para muridnya. Biarpun beliau perempuan, tidak sedikit pun rasa kasihan akan hinggap di hatinya barang setitik pun. Ira menautkan jemarinya cemas. Ia tidak tahu bahwa beritanya akan tersebar cepat seperti ini. Padahal jauh sebelum dirinya melakukan aksi kejam itu, ia sudah berpikiran matang-matang agar tidak salah menaksir. Tetapi, semua melenceng jauh dari rencananya. “Sadira Ufaira,” panggil Bu Saydah tenang. Bak panggilan malaikat Izroil, jemari Ira

