28. Unknowing

689 Kata

Cyra berlarian sepanjang koridor, mengabaikan tatapan anak SMA Aryasatya yang menatap dirinya dengan pandangan sengit. Meskipun, ia tidak meresponnya, tetapi dengan sekali melihat oleh ekor mata, Cyra pun sudah tahu.   Napasnya tersenggal-senggal membuat Ken mengerutkan dahinya bingung. Sedangkan Devin mengulurkan sebotol air mineral yang lantas disambar cepat oleh Cyra. Dengan sekali tegukkan, air yang awalnya hanya tinggal setengah saja, kini habis tak tersisa.   Cyra mengusap dadanya pelan sambil berkata, “Lo tahu enggak Ira di drop out sama kepsek tadi.”   “Kok bisa?” tanya Ken sedikit penasaran.   “Gara-gara ketahuan bully Akira di koridor taman belakang,” jawab Cyra dengan napas yang mulai teratur. Perempuan modis itu menatap Devin dan Ken secara bergantian.   “Lo tahu dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN