Tenggorokan Akira pun tercekat saat mendengar jawaban yang begitu dahsyat di telinganya. Bagaimana bisa selama ini Kakek Hasbi yang sangat menyayangi dirinya malah membohongi dalam hal besar seperti ini. Kalau saja kebohongan ini terungkap kemarin, mungkin ia tidak akan marah. Namun, kebohongan ini malah terungkap dari ayah, ralat Om Romi yang selama ini menjadi ayah pengasuhnya. “Akira, dengarkan Kakek!” kata Kakek Hasbi penuh penekanan. “Enggak, Kakek pasti bohong, ‘kan? Orang tua Akira itu Khansa dan Romi. Bagaimana bisa menjadi Kakek Habsi yang jelas-jelas kakek Akira sendiri,” celoteh Akira menggeleng pelan. “Percaya atau tidak, itulah kebenarannya.” Kakek Hasbi menyandarkan tubuhnya lelah. Beban selama ini yang ada di pundaknya seakan terangkat. Memang selama ini ia telah menyembu

