Kedua laki-laki itu nampak bergumam pelan menatap perempuan modis yang tengah memoles wajahnya. Dimulai dari lipstick, eye shadow, blus on, hingga beberapa kali men-touch up bedak padat yang telah berulang kali di sapunya. Nampak modis dan sedikit berlebihan. Bahkan ia tidak akan pernah lupa dengan eye liner sebagai sentuhan terakhir di matanya. “Gila. Kita cuma datang berkunjung bukan lamaran. Lagi pula lo enggak harus seheboh ini pakai acara dandan segala,” protes Ken kesal. Wajahnya terlihat kusut karena terlalu lama menunggu. Jika kebanyakan lelaki selalu protes ketika menemani pacarnya berdanda, itu adalah hal yang benar. Sebab, untuk apa berdandan rapi, lalu kembali menjadi kucel dengan bau ketiak yang semerbak seperti bunga bangkai. “Ken Anderson ... martabat cewek itu

