10. Unexpected Meeting

1084 Kata

“Kamu ikut ke jurnas, Ra?” tanya Kakek Hasbi membuat Akira menatapnya sekilas, lalu kembali menatap ke arah luar jendela.   Setelah menempuh perjalanan beberapa saat, Akira memang memutuskan untuk mampir ke salah satu kedai yang telah buka. Ia ingin memakan sarapan pagi di sini, sebab perutnya sudah berbunyi meminta asupan. Dan suara itu sangatlah mengganggu pendengaran. Karena berkali-kali Kakek Hasbi menahan tawa kala mendengar perut Akira bergemuruh.   “Ikut, Kek. Malam ini Akira latihan.”   “Gor Ciracas atau ke Cempaka Putih?”   “Gor mungkin. Teh Echa belum ngasih kabar lagi.”   “Latihannya jangan terlalu keras ya, Ra. Ingat kesehatan kamu lebih penting.”   “Kakek, Akira hanya ikut ke jurnas, bukan mempertaruhkan nyawa demi peperangan. Memang atau kalah Akira sekarang lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN