35. What's wrong with me?

588 Kata

Seperti biasa, Akira menghabiskan waktu petangnya untuk berjalan-jalan sejenak. Perempuan mungil yang lengkap dengan seragam putih abu-abunya itu pun menapaki lantai marmer taman. Kali ini ia mampir bukan untuk bersantai, melainkan membeli es krim kesukaannya. Dari kejauhan Akira dapat melihat pedagang es krim itu tampak ramai. Mungkin ia harus mengantri sejenak untuk mendapatkannya, tetapi itu tidak akan menjamin kalau es krimnya masih tersisa. Dengan wajah kecewa, Akira pun berbalik arah. Sepertinya ia benar-benar tidak dapat memakan es krim kesukaannya itu, sebab ia sangat yakin kalau es krim itu tidaklah banyak. Namun, siapa sangka tiba-tiba ada seseorang menyodorkan es krim vanilla kesukaannya. “Buat lo,” ucap Dzaky tersenyum menawan. Akira menatap Dzaky bingung. Sebenarnya ia ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN