30. Future Lover

780 Kata

Matahari menyingsingkan sinarnya terang benderang. Burung-burung pipit mulai berkicau menghiasi langit. Angina sepoi-sepoi seakan menyapu kulit dengan lembut. Tidak panas tidak juga gelap. Cuaca hari ini sangat menyenangkan untuk hangout, tetapi keinginan itu harus terkubur dalam-dalam. Sebab, hari ini Jenia akan menghabiskan harinya di dalam ruangan.   Wanita cantik nan anggun itu kini tengah menyibukkan diri dengan beberapa berkas di tangannya. Laptop putih yang ia awa dari apartemen pun tergeletak tanpa di sentuh. Bukannya tidak ingin disentuh, dirinya hanya menunggu keputusan dari pihak client yang akan menginvestasikan sejumlah uangnya untuk beberapa rancangan properti.   Hal yang sudah biasa membuat Jenia pening adalah ketiadaan Alvaro. Entah racun apa yang membuat dirinya begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN