Hari-hari telah berlalu, hingga sampai tiba waktunya hari ini Akira memberangkatkan diri. Beberapa pelaratan telah tersusun rapi dengan ransel merah bertulisan KARATE dalam huruf kanji Jepang. Di dalamnya berisi satu baju tegi, face mask, body protect, handball, dan sepatu khusus karate. Perasaan Akira sedikit cemas memikirkan pertandingan esok yang akan ia tempuh berhari-hari. Walaupun Kakek Wijaya telah mengatakan apapun hasilnya akan terus membuat bangga SMA Aryasatya. Tetapi, Akira tidak ingin mengecewakan karena dirinya harus mendapatkan gelar juara 1 lagi seperti ajang lainnya. Sejenak Akira melepaskan penat dengan membuat jus alpukat yang kebetulan Bi Mar membeli beberapa buah alpukat untuk dirinya. Suasana rumah ini sedikit sepi, padahal ibu dan ayahnya sedang ada di rumah,

