Tri kembali berada di rumah kontrakannya. Tadi malam ia tiba pukul delapan dan langsung tidur tanpa sempat membongkar barang bawaannya yang lumayan banyak. Akhirnya pagi ini ia sibuk membongkar dan membereskannya. Ia berencana membagikan oleh-olehnya kepada teman-temannya di toko yang tahu kalau ia tengah pulang kampung. Tri sibuk membungkusnya ke dalam kantung plastik. Tanpa kehadiran Nini dan Aki suasana rumah kontrakannya terasa sangatlah sepi. Tri kembali hidup seperti dulu sendirian. Tak ada teman yang bisa diajak berbincang ataupun melakukan aktifitas lainnya. Setelah bersusah payah akhirnya selesai juga. Ia masukkan apa yang akan dibaginya ke dalam ransel berukuran cukup besar. Ransel baru hadiah dari Lucky. Kekasihnya itu sangat rajin menghujaninya dengan berbagai macam hadiah.

