Syukur di Balik Sakit

1730 Kata

Saat Nikolas merasa curiga, Rosalin hanya tersenyum. Terlihat sangat manis dan membuat Nikolas terhanyut untuk pertama kalinya. Memandangnya membuat ikan bakar yang penuh bubuk cabai itu bahkan tidak terasa pedas oleh Nikolas. Rosalin hingga bingung sendiri dengan Nikolas yang seperti tidak merasakan pedas sama sekali. Gadis itu pun tampak meringis. "Ya ampun, kok Niko biasa aja ya, malah senyum-senyum gitu lagi. Apa gue kurang banyak kasih bubuk cabenya? Yah, gagal deh gue balas dendam," batin Rosalin. Rosalin juga akhirnya makan secara perlahan dan terus memperhatikan Nikolas yang terus saja menatapnya sambil makan. "Nih orang kenapa? Gue jadi ngeri," batin Rosalin lagi, karena Nikolas sejak tadi terus memandangnya secara intens, membuatnya agak sedikit risi. "Nik, lo makan perhatiin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN