Rosalin masih belum sadar akan kehadiran Nikolas di sana, gadis itu masih berenang ke sana kemari hingga ia sampai ke tepian di mana ada Nikolas berdiri termenung, Rosalon mengeluarkan kepalanya dan terkejut saat ada sepasang kaki di hadapannya. Gadis itu pun mengangkat pandangan ke atas dan bertemu pandang dengan sepasang netra gelap Nikolas. "Elo! Elo dari mana aja sih, Nik? Gue cari-cari juga dari tadi," omel Rosalin, gadis itu masih bersikap biasa dan tidak memperhatikan Nikolas yang terus saja tersenyum sendiri. "Nik!" panggil Rosalin seraya mengerutkan kening karena Nikolas tak merespon pertanyaannya tadi. "Nih, orang kenapa? Sawan apa, ya? Wah, kudu dicipratin air ini mah." Rosalin terkekeh dan mulai berpikiran jahil. Gadis itu mundur beberapa centi meter lalu mulai mencipratkan

