“bagaimana kabar Uncle sekarang, Marcell? Apa dia baik-baik saja disana?” aku berbasa basi dengan Marcell, mencari tahu apa yang sedang dilakukan oleh si ilmuwan sinting itu. “aku sudah tidak pulang ke rumah lebih dari lima tahun, bagaimana bisa aku tahu kabarnya” “benarkah? Kenapa kau tidak pulang ke rumah?” “Mama melarangku untuk pulang ke rumah, lagipula Mama dan Ivana selalu menemuiku setiap sebulan sekali. Aku tidak tahu apapun yang terjadi di rumah, tapi tidak masalah bagiku. Suasana rumah terlalu menyesakkan, apalagi ketika kau kabur dari rumah. Tak ada alasan untukku pulang ke rumah itu” aku sedikit salah tingkah mendengar pernyataan Marcell. “kita ini adalah saudara sepupu, kau tidak boleh untuk menyukaiku dan mungkin kau tidak benar-benar menyukaiku, kau hanya kesepian saja k

