Undangan Dari Bapak

1041 Kata

    Man proposes, God disposes.     Mungkin itu kata yang tepat untuk mewakili perasaan Galih kali ini. Setelah sekian kali bolak-balik Yogyakarta–Semarang, hasil panen daun bawang tidak begitu bagus. Dua minggu lalu Mas Ilham cerita kalau seperempat dari total panen itu rusak. Dan sekarang sudah mulai nanam cabai. "Ma, ini daun bawang dari Galih, ya?" tanyaku pada Mama yang sibuk didapur. Menyiapkan sarapan buat kami. "Iya, kemarin Mas Ilham yang bawain." kata Mama tanpa memandang anak bungsunya. "Galih masih di Semarang?"     "Masih."     "Kata Bapak, nanti malam kalau bisa suruh mampir kerumah."     Hah?!! Galih?? Bapak?? Rumah? Nanti malam?     Setelah mengirimkan pesan pada Galih kalau Bapak ingin bertemu dengannya. Aku berangkat kerja diantar oleh Mas Ilham yang sekalian pergi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN