Over Protect

1048 Kata

"Ay." "Ya Allah!" kaget Areta, mendengar suara Anze yang tiba-tiba terdengar di telinganya. Di sana, di ambang pintu kamarnya Anze berdiri tanpa atasan dengan kedua tangan yang dia lipat di d**a. Tatapannya datar saja, terlihat begitu menusuk bagi Areta yang kini malah menatap garang pada sang adik. Apakah Anze tidak tau kalau moodnya hari ini begitu buruk? "Ngagetin tau nggak! Sana jauh-jauh!" ketusnya, bersiap akan menutup pintu kamarnya jika saja Anze tak lebih dulu cepat untuk menahan pintu itu tetap terbuka. "Ke mana aja lo? Jam segini baru pulang," cerocosnya langsung pada Areta. Areta, gadis itu mendengus pelan. Anze dan sifat possessivenya sudah hal yang biasa baginya. "Ck. Ay! Lo kok nggak ada bilang gue dulu kalau mau pergi?" protesnya, ikut masuk ke dalam setelah menutup p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN