Kabar Kehamilan

1319 Kata

Sudah tiga minggu lebih Diko ke luar kota untuk urusan kerja. Aku hanya bisa mengobrol dengannya saat tengah malam saja, itu pun dengan keadaan mata yang harus dipaksa tetap bangun. Terkadang, aku lah yang duluan tidur saat video call dengannya. Kalau tidak, hilang sudah kesempatan untuk mengobrol dengannya. Ia pergi untuk memantau secara langsung projek besarnya dengan salah satu klien.  "Nabilla, sudah tahu kapan Diko pulang?" Tanya Oma. Aku sedang memotong brownis. Tiba-tiba saja aku ingin memakan brownis. Aku langsung membuatnya tanpa meminta dibuatkan oleh pembantu. Namun, setelah matang, nafsu makanku tidak sama dengan sebelumnya. Menurun, bahkan aku sampai tidak punya nafsu sama sekali untuk memakan brownis ini. Padahal, aku sampai membuat dapur hancur berantakan.  "Diko bilang pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN