Kekuatan Cinta

1845 Kata

Merepotkan suami sekali-kali mungkin tidak menjadi masalah. Aku ke kantor Diko di siang hari, untuk membawakannya brownis yang aku buat sendiri. Aku begitu penasaran dengan brownis yang dicampur dengan kelengkeng. Rasanya akan seperti apa? Pasti manis, yang khas. Sebelumnya aku memang tidak suka dengan buah kelengkeng. Tapi entah, aku ingin sekali membuat yang satu inj. Karena aku adalah istri satu-satunya yang paling cantik, paling manis sampai paling cepat bikin diabetes, aku mengantarkannya ke kantor. Aku tidak mungkin akan menikmatinya seorang diri. "Wah, tumben sekali masak brownis. Biasanya kesini bawa makanan kering yang dibeli di supermarket, atau paling tidak kue buatan mama. Ada apa gerangan, sayang?" "Ingin saja, biar pernah." Aku membukakan Diko kotak brownies ini. Aromanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN