Pindah Devisi Kerja

1335 Kata

Aku tidak bisa tidur, sama sekali. Sampai tengah malam pun aku menunggu Diko, ia belum pulang bahkan aku sampai menunggunya di ruang tengah. Sendirian menunggunya seperti ini sama sekali tidak menyenangkan. Aku tidak berani menganggu tidur Oma dan Siti hanya karena untuk menemaniku menunggu Diko. Selain itu, mama dan papa sudah di rumah. Mereka tinggal di sana, dan sambil menunggu rangkaian acara pernikahan di langsungkan, aku disuruh mama untuk tetap tinggal saja di sini. Lagipula, setiap siangnya sampai sore hari, mereka akan di sini dan balik saat malamnya. Sama saja, rumah Diko sudah seperti rumahku, bagiku. Beberapa kali aku menelpon Diko, jawabannya sama. Mbak-mbak operator lah yang menjawabnya. Padahal tadi aku sudah menyuruhnya untuk tetap mengaktifkan ponselnya. Apalagi sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN