Menolak Keras Apapun dari Zeline

1502 Kata

Semenjak keluar dari rumah makan itu, aku sangat bad mood. Semuanya tidak baik bagiku. Meski Diko sudah mengatakan seribu kata agar aku tetap tenang, tidak berpikiran negatif lagi pada Zeline, tetap saja tidak bisa. Ia menjanjikan ku pergi ke suatu tempat, tapi di tengah perjalanan aku memintanya putar balik. Jangankan ke sana, yang entah aku tidak tahu, lebih baik pulang saja ke rumah. Aku baru saja diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Aku tahu kalau buat Diko baik, tapi aku sedang tidak ingin menerima niat baiknya itu. "Kamu yakin kita gak jadi kesana? Padahal kamu akan sangat suka," bujuk Diko. Aku mengangguk sangat yakin. Aku benar-benar yakin dengan apa yang sudah aku putuskan. "Aku benar-benar yakin. Kita pulang saja, aku lelah." Ucapku. Mencoba untuk tidur di mobilnya. Sengaja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN