Penyesalan

1359 Kata

Dengan langkah gontai, kuberjalan menuju ke sel tempatku berada. Serasa tak memiliki lagi daya dan upaya untuk melanjutkan hidup. Beribu penyesalan berkecamuk di hati. Kepergian Hanum menyisakan sesak di d**a. Sudah tidak ada lagi kata maaf untukku. Dia benar-benar pergi meninggalkanku dalam keheningan dan keruntuhan hatiku. Apakah perbuatan ini murni dapat kusalahkan? Ya, batin kecilku menjawab. Dia telah pergi meninggalkanku dalam keterpurukan. Di kala aku sedang mengalami cobaan, penderitaan dan hukuman, dia berlalu. Ataukah perbuatan Hanum padaku ini dapat kubebarkan? Ya, sisi lain hatiku menjawab. Kepergiannya juga membawa luka yang mendalam dalam hatinya. Bukankah dia telah memberikan kesempatan padaku untuk memperbaikinya? Dan aku mendapatkan kesempatan itu berulang kali. Wajar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN