Langkah kakiku terasa berat untuk memulai aktivitas pagi ini. Kepala yang masih berdenyut sesekali terasa begitu menyiksa. Kalau boleh memilih, lebih baik hari ini kuhabiskan di atas tempat tidur. Toh tidak ada yang dapat kulakukan untuk Haydar hingga hari ini. Pesan singkat dari Pak Sakti tadi malam menggoyahkan niatku untuk terus maju memperjuangkan kebebasan Haydar. Betapa tidak, nama-nama yang diungkapkan oleh Haydar masih menjadi target pencarian. Bahkan di antaranya mereka telah tidak berada di kota ini lagi. Hal itulah yang membuat pihak kepolisian kesulitan menemukan keberadaan mereka. Aku selalu berharap dan berdoa agar Haydar dapat segera bebas, lalu kembali pulang. Itu semua terjadi kalau salah satu nama yang diungkapnya tertangkap. Hal yang membuat Haydar semakin terpojok ket

