“Tas apa yang dimaksudkan ini, Pak Sakti?” “Tas hitam yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara, Mbak. Dalam tas itu berisi buku-buku yang tertulis nama Haydar, kemudian sebuah kartu pelajar atas nama Haydar juga. Dan parahnya, ditemukan beberapa gram pil dan lintingan g***a siap pakai. Bahkan ada juga satu plastik berisi bubuk putih, yang diyakini ekstasi.” “Astaghfirullah. Benarkah itu, Pak? Lalu ... apakah itu ....” “Ya. Karena temuan itu yang membuat Mas Haydar sulit untuk dibebaskan. Bukan karena perkelahiannya, tapi karena ditemukan benda tersebut. Fatalnya, tas tersebut digendong oleh Mas Haydar saat petugas patroli menemukan mereka.” Haydar menatap wajahku, lalu menunduk. Seolah ia merasakan kesalahan yang teramat besar telah dilakukannya. Bila tadi ia begitu berkeras bahwa be

