Entah berapa lama aku terpejam, karena tiba-tiba terasa ada getaran di atas nakas. Ponselku bergetar. Segera tangan ini meraihnya dengan mata terpejam. Dari layar terlita nama Mas Farid tertera pada aplikasi hijau. Sebuah pesan. [Selamat malam. Apa kabarmu? Semoga kamu baik-baik saja. Begitu pula dengan Haydar dan Jasmine.] Entah mengapa begitu membaca pesan itu mata ini serta merta terbuka lebih lebar. Lalu, ada rasa hangat menjalari hatiku. Ada sesak yang seketika menyeruak di dalam d**a. Mungkinkah aku merindukannya? Tangan ini lalu mengetikkan beberapa kata, dengan maksud menjawab pesan pendek dari Mas Farid. Sayangnya, pesan kedua lebih dulu masuk, dan membuat hatiku semakin sakit. [Jangan pernah membalas pesanku, apa pun yang terjadi. Bila pesan dariku masuk, tetaplah dengan p

