Kini keduanya hanya duduk di dalam mobil. Talita dengan kesibukannya yang memainkan ponsel, dan Fikar yang hanya memperhatikan jalan saja. Talita membuka aplikasi yang sedang tren saat ini. Matanya langsung terbuka lebar begitu melihat pria pria tampan yang lewat di berandanya. "Ya Allah, ciptaan Tuhan yang ngga gagal." gumam Talita. Padahal tidak ada sama sekali niatan untuk memancing pria di sebelahnya. Tapi nyatanya itu memancing Fikar yang langsung melirik ke sebelahnya. Padahal dari tadi dirinya sangat berharap Talita mau memancing pembicaraan. Nyatanya, dia mendengar perempuan itu tengah mengagumkan sesuatu di ponselnya. "Ehm," dehem Fikar berusaha memancing Talita. Dan benar saja, Talita langsung mengangkat kepalanya dan menoleh ke samping. "Bapak haus?" tanya Talita dengan tam

