Gerard terbangun. Matanya menyipit ketika seberkas sinar matahari mengenai matanya. Pria itu menggeliat. Tubuhnya seperti remuk seperti habis dipukuli. Seketika matanya melebar ketika ia mengingat kejadian tadi malam. Pria itu langsung terduduk. Dilihatnya ia masih mengenakan pakaian lengkap. Ia yakin seyakin-yakinnya jika tadi malam ia melakukan hubungan intim dengan Federica. Pria itu merasakan lengket pada CD-nya. Kemudian, ia tertawa. "Sebegitu inginnya kah diriku, menyentuh tubuh wanita itu?" tanyanya bermonolog. Ia pun menghela napas panjang. Menegakkan tubuh dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Ia sudah sedikit kesiangan. Sementara itu di tempat lain, Federica habis-habisan dimarahi oleh kepala pelayan karena ia bangun kesiangan. Federica

