Selama ini Abel selalu merasa terperangkap di suatu tempat yang gelap dan sepi. Ada banyak orang yang membawakan cahaya, tapi tidak ada satu pun yang menuntunnya jalan untuk keluar dari tempat gelap dan sepi tersebut. Ia kesepian, ia menderita sendirian, dan selalu merasa kehilangan seseorang yang padahal begitu dekat dengannya. Perasaan itu terus berlangsung dari kecil sampai akhirnya ia bertemu dengan Ardan. Cowok itu membawanya keluar dari tempat yang gelap dan sepi tersebut. Mengajarkannya banyak hal sederhana yang selama ini hampir tidak pernah dilirik olehnya. Memberinya tidak hanya cahaya, tapi juga keseluruhan tempat yang terang benderang serta hangat untuk disinggahi. Tempat gelap dan sepi itu Abel tinggalkan bersamaan dengan Ardan yang menariknya menjauh. Abel diperkenalkan p

