Malam itu akhirnya Yono sekeluarga memutuskan untuk kembali ke Kampung, ibunya sudah baikan dan dapat di bawa pulang. Entah apa yang dia pikirkan, semuanya terjadi begitu cepat. Dari awal ibunya minta pulang semuanya dipermudah. Dokter langsung mengabulkan permintaan Bu Tarsi, semua administrasi rumah sakit pun selesai dengan cepat. Tiket kereta yang biasanya susah di dapat kali ini langsung ada. Sepertinya Yono memang harus pulang kampung, mungkin dia akan ambil cuti kuliah atau libur dulu. Reporter yang semula sangat banyak di depan kosannya sekarang menghilang bak hantu. Yono segera bersiap-siap memasukkan pakaiannya ke dalam tas, layar handphonenya penuh sms dan telpon dari Dinna tapi ia abaikan. Kehidupan Dinna yang jauh berbeda darinya membuatnya sulit untuk bertahan, dia tidak ingi

