Find Him

2007 Kata

    Keesokan harinya, di sekolah, sore hari.     Luna berlari kecil mengejar Elang. Saat jarak mereka sudah dekat, Luna meraih jemarinya. Seketika Elang menoleh. Ia hapal betul siapa pemilik tangan yang sedang menyentuhnya. Elang segera berbalik, memberi senyuman terbaik.     "Duh, aku ngejar kamu dari tadi. Kamu jalannya cepet banget, kayak lagi dikejar setan!" Luna ngos-ngosan.     Elang malah cengengesan. "Berarti kamu dong setannya!"     "Ih!" Luna bersungut-sungut. Bibirnya cemberut maksimal.     "Emang ada apa, sih? Kan bisa langsung panggil Sayang, daripada lari-larian! Jadi capek, kan!" modus Elang.     "Yah, itu, sih, maunya kamu. Aku malu, lah!" Luna semakin kesal.     "Yaudah, deh. Sorry-sorry! Aku jalan buru-buru, soalnya Yas pasti udah jemput di depan. Yas harus b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN