Perempuan Bernama Serayu

1234 Kata

Gadis berambut hitam legam melewati bahu memilih merebahkan tubuh lelah ke ranjang ukuran king. Ia mengedarkan pandangan ke setiap sudut kamar luas dengan interior ditata secara apik. Lalu helaan napas panjang terdengar begitu matanya menangkap foto pernikahan yang menempel di dinding. Seakan mengingatkan dirinya kalau sudah resmi menikah di hadapan penghulu. "Papa pasti bakal kepikiran kalau tahu aku nggak nyaman di sini," gumamnya sambil memejamkan mata sejenak, menikmati oksigen di kamar luas berisi perabotan mahal yang terasa suram. Tangannya mengusap-usap perut karena kekenyangan menyantap makanan lezat di meja makan. Sekarang kantuk mulai menyergap ingin segera melalang buana ke alam mimpi. Tapi buru-buru ingat akan meminta klarifikasi pada sahabatnya. Ia meraba-raba permukaan ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN