"Hah? Apa? Makan malam bersama?" Ucap Ina kaget. Bryan mengangguk, namun kemudian raut wajahnya sedikit berubah. "Iya, tapi sepertinya harus ditunda dulu. Kondisiku sedang tidak memungkinkan sekarang ke rumah orang tua ku Karena itu, kamu harus menemaniku di sini ya, Ina." Jantung Ina rasanya berhenti berdetak sejenak sebelum akhirnya berpacu dua kali lebih cepat. "Hah? Nemenin Mas di sini?" serunya tertahan. Rasanya jantungnya hampir saja copot mendengar permintaan itu. Di ruangan yang sempit ini, hanya berdua dengannya, Ina tahu dunianya tidak akan lagi sama seperti dulu semenjak dia terikat kontrak perjanjian terkutuk itu kehidupannya berubah dalam sekejap mata. Dia benar tidak bisa menolak, keduanya harus menemukan titik terang mencari solusi dan jawaban yang tepat untuk membenarka

