Selama ini Ina tidak pernah memaksa untuk mencoba apa pun yang dilarang oleh orang tuanya sendiri, dia selalu menjadi anak penurut bahkan dia menuruti apa kata Papa dan Mamanya. Dia benar mencoba mengikuti jalan selurus yang dia bisa. Namun, hari ini dia sudah menanggal itu semua. Anak yang penurut itu kini sudah belajar dan perlahan luruh berganti dengan jiwa baru yang ingin menentukan pilihan sendiri. Dia ingin mencoba sesuatu yang baru di hidupnya. Apakah dia benar bisa melakukannya ? Pertanyaan itu berputar di kepalanya, seirama dengan langkah kakinya yang mondar-mandi di depan pintu toilet. Ina mengigit kukunya sebuah kebiasaan yang tidak pernah dia lakukan tapi kali ini dia sedang panik, dia tidak bisa menghitung langkah yang dia lakukan di depan toilet bak seperti setrikaan, hanya

