
Baruklinting - seorang pemuda yang sakti di tanah Jawa, pergi mencari Bapanya yang sedang bertapa di Gunung Merapi. Dia ingin mempertemukan bapanya yang ternyata pemimpin di perdikan Mangir dengan Dewi Ariwulan, ibunya. Namun cara yang ditempuh Baruklinting keliru, sehingga tujuan mulianya itu menghadapi banyak rintangan. Bahkan Baruklinting dituduh sebagai seorang pemberontak yang ingin mendongkel kekuasaan bapanya.
Cerita menjadi rumit, ketika untuk mencapai tujuan mempersatukan ibu dan bapanya di Mangir, Baruklinting melibatkan pihak lain, yaitu gerombolan begal Selo Merbabu. Sementara itu pihak keraton Mataram juga merasa terusik dengan kehadirannya sebagai orang sakti di Mangir.
Kisah fiksi sejarah ini diwarnai dengan konflik kepentingan, perseteruan, pengkhianatan, dan irihati. Mampukah Baruklinting menghadapi segala rintangan konflik yang ada?
Berlatar sejarah setelah era keruntuhan kerajaan Majapahit (tahun1400 saka) cerita Baruklinting ini juga menampilkan lahirnya pusaka sakti yang kelak menjadi salah satu pusaka andalah raja-raja Mataram, yaitu pusaka Tombak Kyai Baruklinting .

