Hari ini, Jesslyn telah putuskan menjadikan Nathan sopir pribadi mereka, bukan sopir yang biasanya mengantarnya kemanapun ia ingin pergi. Bukan tanpa alasan, dia ingin Nathan lihat sendiri usaha perempuan sebelum hari pernikahan juga kontribusi Nathan untuk menyiapkan pernikahan. "Bahan yang ini cocok enggak, sih, buat aku?" Sebuah kain Gina perlihatkan pada Nathan. Nathan perhatikan kain tersebut. Dia tak begitu paham mengenai fashion, jika tentang benda-benda elektronik, Nathan akan dengan lugas menjawab. Namun, dunia tekstil, Nathan ada di posisi pertama paling bawah. "Menurut kamu?" Jesslyn yang juga sedang memilih kain untuk bridesmaid di pesta pernikahan mereka, menoleh. Sempat tak sengaja menyimak obrolan calon pengantin itu. "Aku tuh pengennya gaun yang aku pake sama tema pes

