Bab 18. Diam-diam Menggoda

1268 Kata

Tengah malam tenggorokan Gina dilanda kekeringan. Walau malas berjalan ke dapur— sebab dia lupa membawa tumbler ke kamar —Gins tetap paksakan kakinya berjalan. Seluruh ruang menuju dapur begitu gelap, hanya sedikit pencahayaan masuk, itupun dari lampu di luar yang mencuri celah agar masuk ke dalam. Berkat sedikitnya pencahayaan, Gina akhirnya dapat memijaki area dapur. T*buh yang hanya Gina bungkus dengan kaos putih serta celana dalam itu menembus kegelapan di area dapur sebelum tangannya meraba dinding untuk mencapai saklar. Begitu lampu menyala, Gina berjalan ke arah lemari es dan mengambil sebotol air. Di tengah hening merajai, rungu Gina menangkap ketukan langkah samar dari arah lain. Spontan keningnya mengkerut begitu kepala mencari jawaban atas empu dari langkah tersebut, sebelum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN