Bu, Bangun!!

1548 Kata

Naya mencuri pandang ke belakang punggung penjual daging. Memastikan kini pukul berapa karena ia tak bisa berlama-lama di pasar. Pekerjaan di ladang Kardi masih banyak sedangkan waktu yang tersisa hanya beberapa hari saja. “Setengah delapan. Aku lanjut besok saja,” gumam Naya begitu melihat dengan jelas jam yang menggantung di dinding. Tidak ingin terlambat, Naya langsung pulang dan tidak lupa mampir untuk membeli dua kilogram beras dan setengah kilo ikan tongkol kesukaan sang ibu. Meskipun upah mengangkat barang dan membantu pedagang menggelar dagangannya tidak banyak, tapi cukup untuk makan sang ibu. Jika sang ibu sudah terjamin, maka Naya pun akan tenang menjalani hidupnya yang berat. Selama perjalanan pulang Naya tidak berhenti bersenandung. Sesekali mengangkat dua kantong plastik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN