DIKEJAR KENYATAAN

1792 Kata

“Aku akan mencampakkannya, aku akan membuangnya lalu aku akan hidup sendirian sampai tidak lagi mendengar kebisingan di sekitar.” *** Seperti yang sudah aku katakan, aku tidak peduli dengan Gabriel. Aku tidak membutuhkannya dan aku bisa pergi kapanpun sesukaku. Karena itu, aku terang-terangan menarik koperku pagi itu, melewati penjaga yang sudah siap mencegatku dengan tenang. “Apa?” tanyaku pura-pura tidak tahu ketika ada 3 penjaga yang berdiri menghadangku. “Kenapa menghalangi jalanku?” “Maaf, Nona. Tuan berpesan untuk tidak membiarkan Nona pergi sampai Tuan kembali,” kata salah satu dari mereka, laki-laki dengan perawakan tinggi besar yang entah bagaimana terlihat seram. “Mohon kembali masuk ke dalam dan menunggu sampai Tuan kembali, Nona.” “Kapan dia kembali?” tanyaku lagi. “Kataka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN