31

3504 Kata

Alya bolak-balik mengumpat dalam hatinya. Harusnya hari liburan singkat selama 3 hari akan ia gunakan tidur sepuasnya di apartemen. Tapi semuanya hancur kala seorang lelaki datang tak diundang ke apartemennya di pagi-pagi buta. Tak ada angin tak ada hujan tak ada petir, Rendra mengganggunya jam 6 pagi dengan kurang ajarnya. "Demi Tuhan, Rendra. Apa yang kau lakukan datang jam segini ke apartemenku, hah ?!" Tanya Alya kesal. Karena masih ngantuk, kedua matanya belum terbuka lebar. Rendra mengelus puncak kepala Alya dengan sangat lembut. "Hey masih ngantuk, ya ? Bangun Alya, ini udah pagi." Alya mengerjapkan matanya berkali-kali, mencoba menahan kantuk. "Ngapain kesini ? Seperti yang kau lihat, aku sangat ngantuk sekarang." Rendra tak menjawab, ia menyentuh kedua pundak Alya kemudian men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN