Jimmy memandangi wajah istrinya yang tetangkup di bantal di gesernya helaian rambut indah rubby di belakang telinga "apakah aku mulai menyukaimu" bisik hati jimmy yang menggusik perasaanya tak karuan "aku mencintaimu nona biy" bisiknya ditelinga istrinya itu,namun suara itu tak sedikitpun menggusik tidur nyenyak sang istri, mungkin dia sudah sangat kelelahan melayani nafsu jimmy yang menggebu hingga mencapai kenikmatan 5 Kali jimmy tak memberikan jeda sedikitpun dalam persetubuhannya malam tadi hingga terlihat jelas betapa lelahnya tubuh rubby yang terkulai lemas tertidur.
******
Waktu telah menunjukkan pukul 6 pagi tapi jimmy telah berdiap rapi menngunakan jasnya utk severe pergi kekantor namun masih dilihatnya tubuh sang istri yg tertidur pulas Karena kecapaikan memuaskanya diranjang. Sekali lagi batin jimmy terusik tak dapat menerjemahkan perasaanya pada istrinya itu, tangannya mulai mengelus bibir dan pipi sang istri kemudian bibirnya mendaratkan kecupan di kening rubby dengan tulus sedikit menyesap aroma sheanya lagi Dan berbisik pada telinganya "apakah yang kurasakan padamu ini cinta biy ?" Bibir jimmy mengulaskan senyum cerah di wajahnya.
*Tiiiinnnnn* ....suara Bel kelakson yang mengema mengusik telinga menyambut jimmy yang hendak keluar dari rumah mertuanya, laki-laki yang mengendarai Mobil itu segera turun "hai Jim betapa tidak sopanya dirimu kepadaku semalam" disertai gelengan Hendrick pada kepalanya "apa mau mu" terdengar sinis ketus jimmy menjawabnya "ck...gadis itu memang benar-benar pendiam,tidak mau bicara atau sudah bisu setelah kau menikahinya Dan kau apakah kau tidak menayakan siapa diriku pada rubby ?" Yang disertai tangannya menunjuk pada dirinya sendiri "aku ini bisa dibilang kakak iparmu juga kan tapi melihat sikapmu semalam sepertinya kau dibakar oleh api cemburu" Hendrick yang mulai terkekeh meremehkan sosok jimmy yang Ada didepannya. Jimmy langsung membulatkan matanya berusaha menutupi rasa malu dan jengahny menghadapi rentetan pertanyaan Dari Hendrick "apa anda sudah puas tertawanya tuan ?,maaf untuk semalam dan aku tidak punya waktu untuk berbicra dgnmu dan soal rubby tentu saja dia sudah bercerita tentangmu Karena dia istriku" ucapanya tenang menutupi kebohongannya ia tak mau berbicara basa basi dan memang dirinya sedikit terkejud mendengar Hendrick namun tak Ada yang bisa menghentikan langkahnya menuju kantor ia langsung meninggalkan jimmy yang berdiri dihalaman rumah milir Mr.willyam dalm perjalanan pikirannya masih sangat kacau mengenai tentang rubby egonya enggan untuk menaruh perasaan lebih pada istrinya itu "Damn !!!" Pekiknya sambil memukul setir kemudi di depannya.