Setelah menghindar beberapa waktu lalu, akhirnya Lusi memberanikan diri bertemu dengan Rama, pacarnya. Berhubung hari ini hari minggu, maka Lusi dan Rama memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama sambil melepas penat usai menjalani hari-hari. "Kalau kamu ada masalah, jangan sungkan cerita sama aku, Lus. Aku selalu siap dengerin cerita kamu. Jangan diemin aku atau menghindar lagi, ya." Lelaki berperawakan tinggi itu menatap kekasihnya lembut. Senyum manis tercetak indah di bibirnya. Lusi mengangguk kaku. Bingung mau merespon apa. "Mungkin kamu ragu sama perasaanku, tapi gak apa-apa. Yang pasti aku serius sama kamu. Aku beneran sayang sama kamu, Lus." Pengakuan Rama berhasil menampar Lusi telak. Lusi tersenyum kikuk di tempatnya. Perlahan ia membalas tatapan lembut Rama. Ia menelan

