Chapter 21-INSECURE

1074 Kata

"Dear Hati, bagaimana kabarmu?" . . . . . ____ "Lepasin tangan dia!" Dua orang yang sedang bersiteru di ruang dosa membuat Ceril tidak tahan untuk berlalu begitu saja. Ia sudah tidak peduli jika akan telat masuk ke kelas, ia merasa perlu melerai dua orang di depannya ini. Si cowok menatap Ceril remeh dengan bibir mengejek. Sedang si cewek hanya menunduk takut dengan kedua tangan digenggam erat oleh si cowok. "Mau ikut campur lagi, heh?" sentak Jordi dengan napas memburu. Sudah cukup pemilik tangan yang ia genggam ini membuatnya emosi. Ceril mendongak, menatap langit-langit ruang dosa dengan kepala sedikit pening. Sebenarnya ia reflek menerobos masuk, saat mendengar suara dua orang yang bersiteru ini. Ceril sadar ini tidak baik. Tapi ia tidak suka jika melihat seorang cowok ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN