Menyambar tangan Kalina dengan cepat dan menarik gadis itu hingga jatuh ke pelukannya. Dia berusaha lepas, tapi tentu saja tak ia lepaskan. “Kak! Apa yang kamu lakukan.” Berontak saat sikap Ken padanya malah jadi semakin membuatnya seakan panik. “Apa aku ada salah? Kenapa sikapmu begini padaku?” Kalina diam. Ingin rasanya membalas pelukan ini, tapi bertahan untuk tak melakukan. Bingung harus mengeluarkan kata-kata apalagi. Di satu sisi, ia takut sikap Kenzie membuatnya baper sendiri. Tapi kalau mengakui perasaannya, tentu saja itu terasa memalukan. Dirinya sadar diri, seperti apa sosok gadis yang disukai oleh cowok ini. Yang jelas, ia tak termasuk ke dalam list itu. “Lepasin aku, Kak,” pinta Kalina. “Nggak akan.” Tapi di saat bersamaan, ponsel milik Ken malah berdering. Membuatnya ma

